Sunday, July 18, 2010

#20 Libra

Saya tidak sepenuhnya Libra. Saya adalah gabungan dari segala keberimbangan yang dimiliki dunia. Antara rapih dan berantakan. Antara spontan dan penuh persiapan. Antara penuh cinta dan dingin. Antara puting beliung dan hampa. Saya adalah kombinasi keduanya. Berada diantara kombinasi yang biasanya membuat saya utuh.

Kadang menyukai crowd. Kadang mencintai sunyi. Saya mencipta luas di bidang yang sempit. Saya mencipta warna di bidang yang polos. Saya itu hujan: cerewet sekaligus menyejukkan. Saya itu senja: selalu ada guratan warna yang menyala di dalam polosnya langit.

Kadang simpel. Kadang tidak simpel. Memandang hidup bagi saya harus dipandang dari berbagai sisi. Malah kebanyakan saya memilih untuk melihat dari sisi pahit untuk menemukan manisnya. Kau bisa menemukan saya di dalam secangkir kopi tubruk yang kau minum pagi ini. Kombinasi apa yang terasa di lidahmu? Itu saya.

Sedangkan kau. Kau itu rahasia. Kau punya kode yang harus saya pecahkan. Kau tidak punya jadwal. Kau itu angin. Sesekali terasa, sesekali tidak. Kau tidak punya bintang. Kau tidak gampang ditebak. Terlalu sulit untuk membaca dari matamu.

Tapi karena kebalikan, kau mengimbangi saya.

Saya ini bukan Libra. Saya terlalu  keras dari sekedar Libra. Terlalu punya keinginan yang kuat. Terlalu punya banyak mimpi absurd. Terlalu banyak mau. Tapi, saya selalu tahu apa yang saya mau. Tidak ada yang bisa membunuh keinginan saya, untuk mencintaimu dengan hati yang berantakan, karena itulah saya utuh.

Ketika saya berada diantara dua abjad sekalipun, saya tetap akan memilih. Karena saya tahu apa yang saya mau. Walau kelak itu bukan dirimu.

2 comments:

  1. "Saya itu hujan: cerewet sekaligus menyejukkan."

    "Tidak ada yang bisa membunuh keinginan saya, untuk mencintaimu dengan hati yang berantakan, karena itulah saya utuh."

    ibarat lagu, dua kalimat itu 'menyentuh jiwa dan menggugah rasa' saya :)

    account twitter: Askasatou

    :)

    ReplyDelete

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...