Thursday, July 15, 2010

#13 Dago 350

halaman luas. jendela besar. teras belakang. lantai kayu. dapur mungil. bau rumput. burung berkicau. kamar sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. rak buku. gantungan baju. tempat tidur tua. frame foto. lukisan. lemari kecil yang selalu muat. sendal jepit di depan kamar. jemuran beha dan celana dalam. gerbang tinggi yang pernah di panjat dua kali.

selalu ada yang pertama kali. jatuh cinta untuk pertama kali, selalu begitu kuat. karena perasaan itu datang tanpa ada tendensi apa-apa. melihat sesuatu untuk pertama kalinya, kemudian jatuh cinta, biasanya menyisakan perasaan yang begitu kuat. perasaan itu kemudian, berubah menjadi hubungan yang berakar antara satu dengan yang lain.

duduk berlama-lama, menatap lamunan di dalam secangkir kopi, memindahkannya di notes kecil, kemudian disitulah asal mula kata-kata itu dibentuk. kata-kata itu kemudian membangun rumahnya sendiri, dengan cat yang ia pilihkan sendiri, dengan furniture yang menjadi bagian di dalamnya.

kadang, jendela yang ada di dalam rumah itu mengalirkan banyak air mata menyatu dengan hujan di tanah kecoklatan. tumbuh lagi menjadi rumput baru yang kadang tidak hanya hijau melainkan juga kehitaman. tidak hanya itu, banyak mimpi yang gelantungan diantara dahan pohon. mimpi-mimpi yang tidur nyenyak, ditemani sepoinya angin.

kau selalu hadir bagiku dengan caramu yang unik, kau selalu ada tanpa aku memintanya. entah kenapa, diantara kita telah terjalin sesuatu yang begitu kuat. sesuatu yang aku mungkin tidak bisa dapatkan, ketika aku mencintai yang lain. lagipula, kau begitu setia.

kau menyimpan banyak sekali rahasia. dan aku ingin mengingat setiap detail yang aku temukan di dalam dirimu. kalaupun tanganku tak cukup kuat untuk mencatat, biarkan aku menyimpannya rapih di dalam hatiku, sebagai memori manis antara kau dan aku, cinta pertamaku.

kali ini, apa kau bisa menyembuhkan kesedihanku?

(2010)

2 comments:

  1. Kos lu, ya, The ? I know it has something ... gua juga ngerasain itu dari pertama kali main ke sana ...

    ReplyDelete
  2. aku suka tulisan ini, sangat. sisi lain dari perempuansore dan hujannya :-)

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...