Sunday, July 11, 2010

#10 Tanya

aku tidak menemukan apa-apa. kosong. sepi. tidak ada lagi kecup pagi, menghilang diantara getah-getah cemara. mengembara diantara tuts-tuts mati, tidak bisa lagi menghasilkan kata. sayang, aku tidak suka tanya. tanya selalu tidak menegaskan apa-apa. tanya itu seperti janji yang tak kunjung digenapi. tanya itu benci.

aku melihatnya diantara beribu tanda yang kau pakai, keyakinanmu semakin rapuh. keyakinanku semakin sendu. hatiku bolong, tidak ada penadahnya lagi. tidak ada harapan apa-apa di balik tanya. hasrat untuk percaya menciut di antara kegamangan. kelak, mungkin aku tidak lagi percaya.

tentu saja, kita masih melakukannya. aku masih akan terus menelurusi gang sunyi di matamu, jalan buntu di tubuhmu. selalu menemukan banyak tanya di sana. tanda baca yang penuh jeda. tanda baca yang selalu berjarak, dan aku tidak suka jarak itu.

begitulah tanya, seperti benang kusut yang malas aku urai. atau seperti ini, tanya yang buat aku terus mencinta. mencinta dalam duka. mencinta tanpa jawab. lalu aku terpelanting di antara beribu tanya, masih yang sama. dengan hati yang sama.

apa masih dengan kau yang sama

?

(2010)

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...