Saturday, April 2, 2011

Melipat Baju





Ini malam minggu. Saya pulang dengan perasaan kosong. Mata mengantuk, karena seharian saya di luar. Masuk ke kamar dan bingung hendak melakukan apa. Menyalakan radio. Mengganti baju. Mencuci beberapa cangkir kotor.

Kemudian terpikir untuk membuat kopi. Siapa tahu setelah ini perasaan saya lebih tenang. Membuka lemari, lalu melihat beberapa tumpukan baju yang sedikit berantakan. Kaos yang tercampur dengan celana. Baju kotor yang tak sempat saya keluarkan.

Kemudian saya mulai melipat baju.

Saya suka pekerjaan melipat baju. Entah kenapa melipat mereka dengan setengah rapih. Mengaturnya kembali. Melihat warna-warna mereka. Membuat saya sedikit tenang. Sejujurnya tidak sepenuh juga begitu.

Saya ini baru ditinggal. Belum juga sehari saya ditinggal. Eh sudah kangen. Lalu saya ini menyadari, kalau saya sungguh kepayahan meladeni rasa kangen. Mungkin ada kelenjar kangen berlebih di tubuh saya.

Ada yang mau. Saya bagi deh. Supaya tidak berlebihan.

Terus-terusan melipat baju. Melihat warna-warna mereka di lemari saya. Belum tenang juga. Saya berpikir, kalau saja rasa kangen itu dapat dilipat. Saya akan melipatnya dan meletakkannya di laci bagian bawah bersama kain-kain tua.

Atau menumpuknya di bagian pakaian dalam bersama beha dan celana dalam yang kebanyakan berwarna hitam.

Kangen itu terkadang berwarna hitam.

Bikin kamu melipat baju, sampai kepingin menangis.

*Buat Bayou. Hey! sukses di Jakarta, kalau ketemu sore ingat gue ya :D








2 comments:

  1. "Atau menumpuknya di bagian pakaian dalam bersama beha dan celana dalam yang kebanyakan berwarna hitam."

    dalem bole mayoritas item .. tapi luaran .. dari pita kepala raksasa ala belanda ampe boots korean cowboy semuanya ngejreng dan nyentrik ..

    semoga saya dapat tau cara menghirup sore dengan kuat dan tidak berkaca2 diibukota nanti .. karena memang ya .. ada kelenjar kangen berlebih di tubuh @perempuansore @bayoukansil & @wilefen (wiliam Efen).

    *Theoresia. saya mau sukses diibukota dan weekend k Bdg traktir2 ngana dan orang2 seJawaBarat ahahahaaaaeeeeeeee.......

    ReplyDelete
  2. hiks.. baca ini jadi ngerasa kangen juga :(

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...