Thursday, May 26, 2011

Selimut Gerimis

gerimis tidak lelap
begitupun aku
subuh ini, ia mengetuk pintu kamarku
hendak tidur bersama
“oh, gerimis! kemarilah, selimuti aku”
sementara di luar adzan berkumandang
akupun mengantuk di bawah selimut gerimis
ketika ku bangun siangnya
tempat tidurku kuyup
mungkinkah
karena gerimis atau
airmata sendiri.

1 comment:

  1. sukaaaaa ;) gerimis memang bikin romantis juga bikin males bangun dari tempat bobo

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...