Thursday, June 17, 2010

Tivi

gerimis tak punya tivi.

ia tidak doyan duduk lama-lama menonton mendung di tivi. mendung berdarah dengan nanah dimana-mana. busuknya merasuk ke dalam rusuk kemudian menusuk nadimu. hinggap di hatimu. tinggalkan borok menghantu.

gerimis tak doyan tivi. kalau ada tivi baru, ia congkel mulut pembaca berita, ia keluarkan gigi-gigi mereka. tivinya kini lebih sering nongkrong di kamar mandi, pengganti closet.

kali ini tivi gantian menonton gerimis mengapung disana.

semoga harimu menyenangkan, pemirsa.

(2010)

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...