Tuesday, January 4, 2011

Rumah Mungil

weheartit


Musim telah berganti. Tak lagi ada hujan di jendela. Yang ada hanya daun-daun berguguran di sepanjang halaman rumah mungilku. Berhari-hari teras rumahku begitu sepi, tak lagi dikunjungi.

Khendra pun sudah lama tidak menjengukku. Mungkin saja ia sedang sibuk. Ya sudahlah, tak apa pikirku. Biarkan saja ia dengan dunianya dan aku dengan duniaku. Khendra Adi Pratama, laki-laki yang pernah menjadi bagian hidupku. Bagian dari masa lalu yang tidak gampang dilupakan. 

Aku duduk dengan tehku di cangkir bunga-bunga. Gaun renda putihku tampak berayun perlahan, poni dan rambutku yang panjang juga turut terbang-terbang disentuh angin. Ini hari apa? aku bahkan lupa. Yang aku tahu ini adalah tanggal 3. Tanggal ini adalah tanggal jadian aku dan Khendra.

Kami selalu merayakan tanggal 3. Bagi kami tanggal 3 adalah angka istimewa. Kami akan makan malam bersama, kami akan bercerita lama-lama, kami akan tertawa-tawa sepanjang malam, lalu kami akan pulang ke apartemen kecil kami dan bercinta sampai pagi.

Khendra itu pria yang aku cintai. Ia memang bukan yang pertama, tapi ia mengajarkanku banyak hal. Ia adalah tempat untuk berbagi segalanya. Ia bagai “telinga” yang mendengarkan keluhku kapan saja, ia lebih dari segalanya, ia paling mengerti aku..

Ia segalanya.. sampai kedatangan perempuan itu membuat segala sesuatunya berubah. Bahkan mengingat kisah perempuan itu saja membuat mataku basah, badanku berguncang perlahan, lalu pipiku mulai basah.


Perempuan yang merenggut kebahagiaanku.

Perempuan yang akhirnya memiliki tubuh Khendra tapi tidak hatinya. Angin di sore itu bertiup semakin kencang, aku merasa udara semakin dingin. Tenggorokanku kering, ternyata beberapa menit terakhir ini aku menangis. Aku menghabiskan sisa teh di cangkirku..

Ini tanggal 3, tanggal yang istimewa untuk aku dan Khendra. Tapi ia tak datang, dan aku masih menunggunya di bawah pohon kamboja dan tanah merah ini. Mungkin saja ia akan mengunjungiku, hari ini besok atau kapan?

Lalu entahlah, apa ia masih ingat jalan menuju rumah mungilku ini...












2 comments:

  1. love this one :) pernah bikin novel atau cerpen? saya menyukai semua tulisan di blog ini. Salam kenal ya, perempuansore :D

    ReplyDelete
  2. Theooo...
    lama tidak berkunjung tulsannya tetap buat gregetan! ugh...
    twist na kerennn..

    merry x'mas n happy new year!
    miss u sis ^^

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...