Wednesday, January 12, 2011

Konser Faith, Hope, and Love






Ini akan menjadi minggu-minggu yang sibuk. Terhitung kurang lebih sebulan dari sekarang, saya dan teman-teman saya di Glorify The Lord Ensemble akan mengadakan konser mungil dengan tema: Faith, Hope, and Love Tribute to Daud P.M Saba. Tepatnya pada Minggu, 13 Februari jam 6 sore di Sabuga

Kalau ada diantara pembaca yang bertanya siapa atau apa itu Glorify The Lord Ensemble, saya akan menceritakannya sedikit. Glorify The Lord Ensemble (atau GTLE) adalah Paduan Suara anak muda di kota Bandung, yang dibentuk pada 9 Mei 1993 oleh Daud P.M. Saba.

Awalnya paduan suara ini, hanya terdiri dari beberapa orang saja kemudian seiring dengan waktu, bertambah terus. Hingga kini, total anak yang berlatih hampir 40-an orang. Kami berasal dari latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda-beda. Dan nyanyian yang menyatukan kami.

Pada 31 Januari 2010, Daud P.M.Saba pelatih, pembina, mentor, Papa kami telah dipanggil pulang mendahului kami. Kemudian tercetus ide untuk menyelenggarakan konser, sekaligus memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya terhadap beliau.

Konser mungil ini mungkin tidak dapat menggantikan kontribusi dan talenta Daud P.M. Saba, yang seumur hidupnya digunakan untuk mengasihi dan melayani sesama. Beliau yang seumur hidupnya memberikan pesan kepada generasi dan menularkan gairah “melayani” itu kepada kami anggota Glorify The Lord Ensemble termasuk saya.

Kini, kami selaku anak-anaknya tidak dapat memberikan banyak. Hanya konser mungil dengan beberapa musisi yang kami ajak kerjasama seperti Glenn Fredly, Barry Likumahuwa, Benny Likumahuwa, Dira Sugandi, Dewi Guna, Karen Pooroe, Gaby, dan masih banyak lagi.

Ketika saya menulis posting ini, ini adalah hari ke dua kami berlatih. Total lagu yang akan kami bawakan adalah sekitar 20-25 lagu. Dengan jadwal latihan yang akan padat ke depan, kami harus mengkompromikan segala sesuatu dan mulai memprioritaskan persiapan konser ini.

Banyak hal yang belum sempurna. Termasuk dana yang masih sangat minim. Hasil penjualan tiket dari konser ini, juga akan kami gunakan untuk membantu saudara-saudara yang kekurangan di Waikokak, Kupang. Tolong doakan kami, semoga apapun yang dikerjakan tidak sia-sia.

Bagi saya Glorify The Lord Ensemble lebih dari sekedar paduan suara. Ini semacam rumah untuk tumbuh bersama. Semoga kesehatian kami akan menulari kamu yang membaca postingan ini, juga bangsa ini.


Info lebih lanjut, boleh klik ini Jingle Radio atau boleh follow kami di twitter @GlorifyTheLordE

1 comment:

  1. Hai Theo, Grace nih!

    Pingin nonton konsernya! Harga tiketnya brapa ya? Trus udah boleh pesen dari skarangkah?

    Oya, no hp lo masih sama atau udah ganti? Waktu natal taun baru gw sms dan failed :(

    Eniwei, happy belated christmas & new year ya! GBU

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...