Monday, November 22, 2010

Day #5: Rindu yang Mengetuk

perkenalkan aku rindu
dan kau pintu
sepanjang hari aku berdiri di sini, mengetuk
helai air mata di pipiku tak lagi mekar
mereka ramai digerogoti ulat.
aku rindu dan kau pintu
aku mendentumkan kepalaku ke dindingdinding,
supaya bunyinya sampai ke hatimu.
semakin hari bunyinya semakin lelah
lalu aku pun padam
padahal aku rindu pulang
pada pintumu yang terkunci.

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...