Tuesday, November 8, 2011

We Remember People By Songs


weheartit, ini gambar dari Erika Iris Simmons. ia seorang ilustrator keren. 

Mencintai seseorang—satu maupun banyak. Sepanjang hidup. Selalu saya sebut perjalanan. Bukan hanya itu mencintai seseorang—satu maupun banyak adalah pekerjaan profesional. Ada bagian yang lebih dari serius.

Ada detail.

Saya adalah tipe yang akan menghapal : suasana, percakapan, baju dan sepatu yang dipakai, raut muka, binar pada mata, bau parfum, sampai kepada lagu. Lagu kita berdua, lagu saya untuknya, atau lagu dia untuk saya.

Jadi kalau ditanya apa sih pekerjaan paling sulit yang pernah saya lakukan sepanjang karir saya itu adalah : mencintai. Belum lagi dengan urusan “cinta yang bertepuk sebelah tangan.” Bukankah ini urusan brengsek yang biasanya akan kamu temukan dalam pekerjaannmu : mencintai.

Tapi mari kembali kepada lagu. Dua hari belakangan ini, saya sedang dibawa untuk mengingat lagu yang kemudian akan mengingatkan kepada orang yang pernah—sedang—atau tidak lagi saya cintai. Tentu saja ini adalah cinta ketika dewasa. Cinta dewasa : cinta karena keputusan hati sendiri.

Akhirnya saya sampai pada suatu kesimpulan bahwa, saking detailnya saya mencintai saya akan mengingat lagu yang mengingatkan saya tentang orang tersebut. Contoh : “Beautiful Girl” adalah ketika saya bersama si A. Si B lain lagi, “Hate That I Love You” yang selalu menemani hari-hari itu. Kemudian ketika bersama si C ada “Need To Be Next To You” nya-Leigh Nash, “You and Me” nya-Lifehouse, dan “I Love The Way You Love Me” nya-Eric Martin. Lain halnya ketika bersama si D ada “Stuck In The Moment”-nya U2 di sana. Kemudian ketika si E datang, ada John Mayer dengan petikan gitar dan lagu-lagunya. Selanjutnya hadirlah si F dan lagu-lagu selanjutnya dan selanjutnya.

Tidak masalah ketika cinta telah selesai. Lagu-lagu itu masih tersimpan di playlist hati rapat-rapat.

We remember people by songs. I also remember you by songs.

Sebutkan satu judul lagumu teman dan ketika itu kamu sedang mengingat siapa?

9 comments:

  1. Dari Hati - Club 80's, mengingatkan saya dg elka mbak, the best man, kita pernah terlalu dekat sampai harus menjauh.. dan kangen ;)

    ReplyDelete
  2. When Did You Fall In Love nya Chris Rice selalu sukses bikin kangen sama seseorang yang pernah aku deskripsikan lewat Twitter. Yang kata Kak Theo, setelah baca tweet-tweetku itu, Kak Theo ngerasa kaya dia tetanggamu.

    ReplyDelete
  3. Seandainya..
    Vierra seandainya adalah lagu permintaanku yg terakhir dy mainkan dengan keyboard sbelum dy memutuskan utk pergi.

    ReplyDelete
  4. Loving You-nya d'Cinnamons selalu mengingatkan saya pada satu sosok pria.

    Lagu ini didedikasikan untuk perempuan yg dia sayangi, dan itu bukan saya. Sedangkan lagu ini saya tujukan untuk dia.

    Saya yang memperkenalkan lagu ini padanya. Waktu itu pagi yang sejuk dengan sedikit awan gelap. Kami duduk bersampingan dalam diam, membiarkan lagu ini mengalun ke hati kami masing2 lewat sepasang headset putih yang kami gunakan berdua.

    ReplyDelete
  5. i love the way you love.. lagu dari mantan buat ku.. hmm
    a whole new world, lagu rekaman berdua.. padahal udah bubar,,

    ReplyDelete
  6. ah benar sekali, lagu itu mewakili masa nya masing-masing.

    ReplyDelete
  7. semua lagu sm*sh loh, terimakasih anda, untuk membuat saya seketika tersenyum semangat dan kemudian cenat cenut tak karuan :)

    ReplyDelete
  8. lagu 'never gonna leave your side'-nya Daniel Bedingfield selalu mengingatkanku pada seseorang..
    thanks..i love this writing^^

    ReplyDelete
  9. Finally found you-nya Enrique Iglesias ft Sammy Adams. Lagunya nggak melow sih tapi bikin aku selalu keinget si V. He is unforgettable.

    ReplyDelete

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...