Monday, August 16, 2010

Huruf Luka


aku sedang bermandikan kata. bersabunkan balon-balon huruf, mereka terbang-terbang di atas tubuhku yang telanjang. mereka itu adalah huruf-huruf yang luka, mereka sedang menangisi entah apa.

huruf-huruf luka yang kemudian mulai bernanah. nanah mereka meleleh di sekitar kloset, mengalirkan kesakitan, meneruskan kegelisahan, meneruskan kelabu yang rimbun tumbuh di dalam kerongkongan.

aku terus berendam, hendak merebut satu kata dengan jari-jari mungilku. ada huruf C yang melayang-layang di depanku. mungkin C itu untuk inisial sesuatu, CINTA? CARI? CURIGA? ah, terlalu banyak di muka bumi ini.

atau mungkin kau sendiri punya seseorang yang berinisial C?
C begitu sendu. ia tampak kritis, terbungkus darah yang meleleh kemana-mana. kemudian ada lagi H. H ini tidak semulus biasanya, ada bolong di sana-sini. padahal ia salah satu huruf yang biasanya aku pakai.

aku bahkan tak bisa menggenggam mereka dalam ingatanku, mereka perih, menusuk, dan melukai. aku tidak bisa sembarangan menangkap, aku sebut mereka huruf luka.

tak ada perban yang dapat membalut luka mereka.

2 comments:

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...