Sunday, October 17, 2010

Jangan Jatuh Cinta

Jangan jatuh cinta dengan saya, karena kau akan menyesal. Saya tidak akan menjadi seperti yang kau mau. Saya adalah saya, yang selalu mencintai hal-hal sederhana. Seperti menghirup wangi kopi hitam di cangkir yang saya pakai setiap pagi.

Seperti menyukai wangi tanah sesudah hujan. Seperti menyukai wangi bunga rumput. Seperti menyukai sesuatu yang tidak teratur. Seperti menyukai warna oranye. Seperti menyukai kaos dengan bagian leher yang dipotong. Seperti menyukai hujan, menatap dan bercakap dengan mereka lama-lama.

... dan lainnya. Akan terlalu banyak. Kau akan sebut saya gila, kalau menyebutkannya satu-satu. Kau tidak akan pernah mengerti mengerti kalau saya menjelaskannya sampai berbusa-busa.

Jangan jatuh cinta dengan saya, karena kau juga mau seperti saya. Karena saya terlalu keren untukmu, sampai kepingin kau tiru. Maaf, saya tidak ada tiruannya. Saya hanya satu. Dan mengenai hal-hal yang saya sebutkan dan belum saya sebutkan itu, mereka hanya datang begitu saja. Karena saya yang mengundang mereka masuk ke dalam hati saya.

Berapa kali saya harus bilang, jangan membanting pintu kamar, kau harus menutup mereka dengan sopan, alias pelan-pelan. Seperti saya bilang, kau harus menutup pintu pagar tua itu dengan baik. Dan perlakukanlah Graciella (netbook saya) dengan manis, karena ia akan kembali manis kepadamu.

Seperti jendela kamar besar yang menanti saya menyapa mereka, dan lantai mengkilap setiap kali sehabis dipel, mereka bisa bercakap, mereka bisa mengerti. Ketika kau menyentuh mereka, sentuhlah dengan hati. Sentuhlah dengan cinta.

Betul kan? sudah saya bilang, jangan jatuh cinta dengan saya hei kau yang glamour itu, karena kita tidak akan pernah cocok.

Kecuali kalau kau juga mencintai hal-hal sederhana, kau pasti akan membuat saya jatuh cinta balik kepadamu.



pic by Edi Omen

I always enjoy the little things in life.


2 comments:

  1. ah, bole saya copas dan sebarkan tulisan keren ini? pastinya dengan mencantumkan link anda sbg pencipta nya..

    ReplyDelete

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...