Saturday, September 25, 2010

Day #9: Peluru




burulah aku.
jelajahi aku dengan senapanmu
tubuhku sudah lama merindukan darah
babatlah habis rumput liar
yang kini semakin meninggi
menutupi lorong rahasia
dimana, liurmu pernah pecah
karena senggama.
dimana, pahit bersiteru
dari uap vagina.
aku ini musuhmu
yang pernah kau cintai
sampai hampir mati
mampirlah, kau tahu jalan rahasia itu
setubuhilah aku dengan peluru.

2 comments:

  1. Wow, agitatif, provokatif. Khas Femme Fatale! Salut Theo........
    Sedangkan aku sendiri masih bersemu merah jambu untuk menulis yg seperti ini..........

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...