Thursday, December 27, 2012

Desert Flower






Adalah sebuah film tentang perempuan Somalia bernama Waris Dirie yang berhasil keluar dari Tanah Somalia dan merantau ke Inggris demi meninggalkan keluarganya yang masih terkungkung dengan adat istiadat yang mengharuskan setiap anak perempuan disunat.

Waris sendiri disunat ketika berumur tiga tahun. Dan film ini kemudian dibuat sebagai semangat perjuangan seorang perempuan untuk melakukan aksi protes bahwa persunatan secara “paksa” yang dilakukan kepada seorang anak perempuan adalah kejahatan.

Saya tidak akan menceritakan detail film ini. Saya hanya akan membahas sudut pandang saya terhadap sebuah film. Bagi saya yang paling menginspirasi bagi saya dalam film ini adalah persahabatan antara Waris dan Marilyn.

Diceritakan bahwa Marilyn adalah seorang penjaga toko yang ditemukan Waris pertama kali ketika ia kabur dari rumah pejabat tinggi Somalia. Dan akhirnya karena berkenalan secara “paksa” maka Marilyn mengijinkan Waris untuk tinggal di apartemennya.

Marilyn yang memberikan alamat perusahaan fastfood, tempat Waris akhirnya bekerja dan akhirnya mempertemukan Waris dengan seorang fotografer fashion terkenal di seantero Inggris ketika itu.

Kepada Marilyn, Waris juga pertama kali berbicara jujur tentang kondisi dirinya yang disunat.
Betul bahwa film ini adalah tentang perjuangan. Tetapi bagi saya film ini adalah tentang persahabatan dua orang perempuan. Bahwa dunia ini butuh persahabatan yang tulus dan murni. Keberhasilan seseorang juga membutuhkan hati yang besar dari sahabatnya.  

Dalam hal ini yang akan saya sorot adalah Marilyn. Marilyn adalah seorang perempuan yang berhati besar, ia mau menerima Waris sebagai perempuan asing pada waktu itu dan mau memberikan Waris “tumpangan” untuk menginap pertama kalinya.

Selain itu Marilyn juga yang mendorong Waris untuk menghubungi fotografer yang ada pada kartu nama yang ia simpan selama ini.

Saya rasa jika tidak ada dukungan dari Marilyn, Waris tidak akan kemana-mana. Waris tidak pernah sampai kepada mimpinya. Dan Waris tidak akan keluar sebagai seorang perempuan pemberani sekaligus percaya diri.

Dukungan dari seorang sahabat mau tidak mau adalah hal yang penting. Karena sahabat membuka pemikiran kita dan sedikit “membentuk” kepribadian kita. Dengan siapa kita bergaul. Seperti itulah kita.

Waris secara tidak sengaja “memilih” Marilyn untuk pertama kali untuk menjadi sahabatnya. Hal ini membuat saya juga percaya bahwa, kita lah yang memilih sahabat-sahabat kita.

1 comment:

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...