Thursday, May 13, 2010

Selimut Hujan

dulu
kita sering tidur di bulan
berselimutkan hujan
bercinta

kau bisikku
“hey bulan kedinginan
butuh selimut hujan”
kita terus bercinta

sekarang
kau hangatkan bulan
giliran hujan
kedinginan.

(2010)

2 comments:

  1. Aaaa, love this! :D Hello, anyway. :)

    ReplyDelete
  2. Hey miss Vie, terima kasih komentarnya. Tulisan saya yang ini, pasti akan menyukaimu balik :-))

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...