Thursday, May 16, 2013

Kesepakatan Bersama


Kami punya kesepakatan bersama untuk menjalani dan melihat tanda sepanjang jalan. Saya selalu suka dengan tanda. Saya percaya bahwa selain orang-orang di sekitar, Tuhan akan berbicara langsung pada dirimu melalui tanda-tanda yang ada di sekitarmu.

Dalam sebuah hubungan dan keterlibatan-keterlibatan saya dengan laki-laki. Saya terlatih membaca tanda. Kadang-kadang hal ini tidak bisa dijabarkan dengan pemikiran yang logis. Semacam, harus peka terhadap sekitarmu saja.

Saya tidak kepingin terburu-buru. Karena (kali ini) butuh perhitungan yang matang. Bukannya saya tidak suka melakukan kesalahan. Tetapi saya hanya ingin lebih matang kali ini. Dan tingkat kematangan, mungkin salah satunya bisa dilihat dengan sebarapa santainya saya dalam menghadapi segala sesuatu.

“Duh, kita in kayak abege yang ‘sembunyi-sembunyi’ mau ciuman aja.”

“Iya, tuh dia serunya. Bikin deg-degan.”

Segala sesuatu harus jelas dari awal. Maksud saya, saya musti punya batasan. Saya musti punya kesepakatan yang disepakati berdua. Saya harus dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas.

Tetapi (lagi-lagi) saya harus jelas melihat bahwa batasan yang saya buat ini, tidak mengganggu kenikmatan naik “rollercoaster.” Semoga kamu mengerti.

Hari ini, saya menemukan sebuah buku yang bercerita tentang kotanya. Dan entah mengapa saya ingin sekali membaca buku itu di hari ini. Sebelumnya, ia mengatakan bahwa, kenapa juga ia kepingin beli motor dengan warna itu. Sebelumnya lagi kenapa, saya harus menemani Ibunya dalam masa-masa itu.

Saya percaya tanda. Saya mencari tanda. Tapi yang yang lebih besar dari tanda adalah  “suara hati.”

Untuk itu saya perlu menulis, menyuarakan apa yang ada di dalam. Mengenal sudut pandang. Dan cara berpikir. 

Bahwa, jika seseorang ingin bersama (sesulit apapun) seharusnya ada jalan. Dan tanda-tanda akan menyertai mereka sepanjang jalan. 

5 comments:

  1. Kak theooo, blognya bikin deg2an juga nih..hahaha..
    Pengen ketemu, terus cerita-cerita..

    ReplyDelete
  2. horee, kakak Theo punya pacar baru...selamat bercinta :)

    ReplyDelete
  3. salam^^
    saya juga terbiasa memperhatikan pertanda-pertanda..
    feeling..insting saya (menurut saya) peka dalam mendeteksi pertanda-pertanda, hahha
    dalam konteks romance relationship, saya juga sedang in a relationship, pertanda-pertanda dengan jelas menyebutkan hubungan ini tidak akan berhasil, tetapi saya tetap mempertahankannya..
    kekeraskepalaan saya lebih dominan dari insting saya, hahha

    ReplyDelete
  4. ehemmm..... kenalin donggggg *wink

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...