Tuesday, December 21, 2010

It's Over Now

pic from here

(dapatkan juga informasi tentang Bonita di sini)  

Pada suatu masa, di suatu sore. Ketika saya sedang merasa kehilangan, saya mampir di sini.  Tobucil bagi saya adalah seperti rumah untuk menemukan sesuatu. Sesuatu itu mungkin adalah lagu—lagu yang kemudian mengisimu.

Teman saya Wikupedia, sedang menyetel sebuah lagu. Lebih tepatnya lagi sebuah Album yang begitu cantik dari Bonita. Kenapa saya bilang cantik, karena terus terang saya suka dengan cover albumnya—selanjutnya ada satu track lagu yang begitu menarik perhatian saya.

Lagu It’s over now.

Entah kenapa lagu ini langsung saya putar berulang-ulang ketika itu. Kini—beberapa bulan kemudian. Saya merasakan kehilangan yang sama. Kehilangan yang rasanya sengaja—saya sengaja menghilangkan sesuatu. Tapi, tidak mau juga diisi oleh yang lain.

Lalu saya teringat kembali akan lagu ini. Mendengarkan lagu ini kembali, seperti mengajak saya melepaskan sesuatu dengan kesenangan. Seperti membuat saya belajar menghilangkan sesuatu tanpa beban.

Mendengarkan lagu ini membawa saya ke pantai, mengenakan bikini oranye. Duduk dengan minuman berwarna saya di gelas tinggi. Selonjorkan kaki panjang-panjang, lalu menikmati semilir angin. Dengan topi lebar saya ujungnya terbang-terbang.

Mungkin topi saya juga bergembira, saya telah melepaskannya. Sementara di kejauhan ada gulungan ombak, tidak terlalu besar. Cukup untuk melihat lautan biru yang super luas—merasakan kedipan langit yang jernih. 

Ah lalu setelah menikmati minuman saya, ada es krim rum kesukaan saya yang kini saya habiskan. Saya menjilati es krimnya pelan-pelan—seakan tidak ada hari esok. Melepaskan, kehilangan—lalu tidak mau buru-buru diisi.

Mendengarkan lagu ini, ada perasaan leluasa seperti biru di kejauhan. Ada jernih seperti langit, perasaan saya bergelombang tinggi—ini adalah perasaan melepaskan yang menyenangkan. Saat ini kalaupun saya sedang merasakan kehilangan yang sama, lagu ini cukup menguatkan saya untuk melepaskan—lalu tersenyum.

Begitu saja, selamat melepaskan—kali ini saya melakukannya dengan senyuman. Nikmatilah bikini oranyemu hari ini.


No comments:

Post a Comment

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...