Saturday, January 14, 2017

Suatu Hari Kamu Punya Jawaban Yang Memukau





Setiap cinta punya fase percakapannya sendiri-sendiri. Jika segala sesuatu dapat dimulai dengan bintang-bintang, hutan yamdena, dan pohon sakura. Maka selanjutnya barangkali lebih serius. Saat ini seringkali di percakapan-percakapan kami menemukan sesuatu yang lebih serius seperti apa yang akan dilakukan hari ini untuk masa depan.

Atau pada kesempatan lainnya seperti apa yang membuatmu jatuh cinta kepada saya, saya ingin tahu alasannya. Suatu hari kamu punya jawaban yang memukau, karena kamu adalah perempuan yang melakukan sesuatu yang kamu cintai dengan sungguh-sungguh.

Tak ada yang lebih menggugah perasaan saya daripada mengetahui bahwa kamu tidak hanya mencintai saya, melainkan juga mencintai apa yang saya kerjakan. Karena itu jauh lebih penting. Saya pikir pernikahan bukanlah soal akhir dari sebuah perjalanan dan lalu saya melupakan apa yang telah saya kerjakan selama ini. Melainkan pernikahan adalah kebersamaan yang beriringan dan akan tetap mengerjakan apa yang terlanjur saya cintai. Termasuk mencintaimu. Baik sebagai sahabat maupun kekasih seumur hidup. 

Lalu fase percakapan-percakapan ini mulai terdengar dewasa. Barangkali iya, barangkali juga tidak. Tentu kami juga tidak akan melupakan kebebasan-kebebasan kecil yang seringkali kami sendiri yang mengerti. Tak ada yang lebih mengerti hal itu ketimbang diri kami sendiri. Tak ada yang lain, walaupun orang lain mencoba. Mereka hanya akan terlihat sok tahu.

salatiga, 14 Januari, 18.03


No comments:

Post a Comment

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...