Monday, February 1, 2016

Hari ke-2 : Surat Cinta kepada Dilale













Dilale sayang,

Ketika menulis ini, Ayahmu sudah mengakhiri sesuatu. Setelah melewati banyak sekali ruang ruang gelap bersama. Akhirnya ia berhasil melompatinya.  Ayahmu adalah orang yang hebat. Namun perjuangannya belum berakhir. Kami masih harus melewati banyak sekali kemuraman. 

Tetapi taukah kamu Dilale, ada keindahan keindahan bahkan ada di dalam kemuraman sekalipun.

Pada waktunya, kau akan mengerti. Bahwa di dalam hidup, ada kalanya, kau akan dipenuhi dengan banyak sekali kemuraman kemuraman, kekhawatiran kekhawatiran, kau perlu masuk ke dalam dan mengenali rasa rasa itu, tinggal di sana, tapi ingat jangan bermalam. Melainkan berjalanlah terus: temui kegelapan kegelapan itu dan kenalilah mereka.


Karena setiap kali kita membutuhkan kegelapan, supaya bintang bintang tampak.

Dilale sayang, Ayahmu dan aku, kami sama sama punya ruang gelap. Sama seperti jiwamu juga. Tetapi di sanalah kau akan menemukan banyak sekali bintang bintang. Mereka mampu menerangi lorong lorong muram dan pekat sekalipun. Tidak perlu takut. Berkenalanlah dengan rasa itu, jadilah berani!



Ibu.  

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...