Thursday, December 3, 2009

Tuhan Tak Pernah Terlalu Sibuk

Ia pun tak punya jadwal khusus
juga tak pernah menganggur
hari ini Ia mengunjungi gadisNya
mereka bicara lama sekali tentang
: kehilangan
Ia mendengarkan serius sekali
kadang mengerutkan alisNya
mengangguk angguk
memainkan ikal rambut si gadis
kemudian berbisik perlahan
: hari ini Aku datang
hanya untuk menyeka air matamu

(8 Juni 2009, 20:44)

1 comment:

  1. theo..
    ini puisi yang aku suka itu, sampai aku pinjam ke blogku
    ntar aku link-kan ke sini aja ya

    ReplyDelete

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...