Tuesday, May 3, 2016

Jika Tubuh Adalah












I

jika tubuh adalah ibu
kau telah mengoyak vagina ibumu sendiri
dan memasukkan jari-jemarimu yang tak tahu malu di sana
berlama-lama dan melihat ke kedalaman muka bayimu sendiri
dan berkaca
"kutukan siapakah yang mengikutiku, kini, dan nanti, selama-lamanya"
suara-suara sumbang yang diperawani karena kemabukan ataukah kebodohan

II

jika tubuh adalah perempuan
kau dengan sengaja berjalan dengan kemaluanmu sendiri yang berasal dari perempuan
telanjang
terseok-seok
kau lupa darimana kau berasal
kau lupa dari mana kau menyusu
kau lupa dari mana kau bertumbuh

III

jika tubuh adalah kekasih
kau merusak kekasihmu
ia hitam bagaikan malam 
ia berdarah dan kau meminum darahmu sendiri
kau meminum kekasihmu sendiri 
memakan jantungnya
mengunyahnya pelan-pelan 
belatung-belatung hinggap pada gigi

IV

sesungguhnya kau tak pantas menyakiti tubuh siapapun yang adalah perempuan yang adalah tubuhmu sendiri 


[Bandung, 3 Mei, 2016]


No comments:

Post a Comment

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...