Friday, August 15, 2014

Tentang Ghost Stories Dan Perasaan Perasaannya










Ghost Stories, bisa diterjemahkan sebagai cerita hantu. Cerita hantu yang biasanya suka kita dengarkan menjelang tidur. Cerita hantu yang membuat kita selalu membayangkan seperti apa rupanya, tidak membuat takut, hanya deg-degan sedikit. Tetapi saya ulagi lagi tidak membuat takut. Karena hantu itu adalah rindu.

Saya mendengarkan Ghost Stories, album Coldplay berulang-ulang. Lalu menemukan satu kata: rindu. Mengutip dari sebuah buku seperti dendam, rindu pun harus dibahas tuntas. Terlepas dari katanya album Ghost Stories ini memang dibikin karena Chris Martin mengalami “kegalauan” yang sangat dalam ketika hendak berpisah dengan Gwyneth Paltrow, tetapi saya merasa bahwa ada unsur rindu yang begitu besar, yang hendak “dituntaskan” olehnya.

Karena ketika rindu itu tidak dituntaskan, ia akan berubah menjadi hantu. Rasanya lebih berat jika kamu dihantui oleh rindu ketimbang dihantui oleh “hantu” yang sebenarnya. Karena pada dasarnya hantu sendiri tidak punya rindu. Mereka tidak merindukan siapa-siapa. Tetapi bayangkan jika kamu sedang “rindu sangat” kepada seseorang, dan rindu sangat tadi itu tidak tuntas, maka bersiaplah, kamu akan berubah menjadi hantu.

Ghost Stories adalah sebuah album pengantar tidur. Melayang-layang. Tubuhmu menjadi sangat ringan. Kemudian lelap ke sebuah dunia mimpi, dimana di sana ada sebuah rindu yang menghantui kamu cukup lama. Rindu itu minta kamu membayarnya dengan tuntas.

Ghost Stories adalah sebuah langit hitam, dengan bulan merah sepotong menggantung di antaranya, tidak ada bintang sama sekali. Mendengarkan album ini, akan indah ketika sendirian, bukan beramai-ramai. Sensasinya akan berbeda.

Track favorit saya adalah Ink, Oceans, O, dan tentu saja Midnight. Tetapi akhirnya saya menyadari bahwa keseluruhan lagu di dalam album ini adalah sebuah kesatuan cerita. Mereka tidak bisa didengarkan terpisah. Seperti lautan biru luas, permukaanya tenang, tetapi sebenarnya ia bisa membuatmu tenggelam.


Selamat menuntaskan rindu. Selamat mendengarkan! 

4 comments:

  1. whooaaa agree with you kaaak :) I'm so in love with this album too <3

    ReplyDelete
  2. Setuju kak. Album ini penuh dengan lirik-lirik yang menggambarkan kerinduan akan seseorang yang dicintai. Album ini lebih tepatnya bisa dijadikan sebagai novel kecil yang menceritakan tentang Ghost itu sendiri.

    ReplyDelete
  3. Senang Kak Theo menulis tentang ini. Kebetulan tiga hari belakangan saya mendengarkan album ini di kamar. Sendirian :)

    ReplyDelete
  4. Sayang lagu Atlas ga masuk album ini. Padahal bisa melengkapi.

    ReplyDelete

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...