Saturday, April 12, 2014

Lucu Ketika Hidup Akan Mengajarimu Untuk Jauh Lebih Sederhana














Hidup jauh lebih sederhana ketika kamu memakai sendal jepit dan bercelana pendek. Meminum kopi perlahan. Menggigit kentang yang digoreng dengan kulit, menyikat gigi, keramas, duduk di pojok kafe favorit lalu membaca buku, membaca huruf-huruf: SEMUA DILAKUKAN LEBIH PELAN.

Saya tidak tahu definisi hidup sederhana itu seperti apa. Saya belum punya jawaban akhirnya. Yang saya rasakan akhir-akhir ini, saya menjalani hidup jauh lebih lambat dari sebelumnya. Lebih memilih untuk tersenyum, tidak mudah grumpy. Lebih banyak minum air putih. Kepinginnya tertawa lebih banyak. Menelepon ayah lebih sering. BBM/SMS dengan kakak kakak saya lebih sering. Dan oh, bangun lebih pagi!

Lucu, ketika hidup akan mengajarimu untuk jauh lebih sederhana: kamu tidak berhenti dengan setiap mimpimu, kamu terus bermimpi, dan mencapainya dengan cara-cara yang jauh lebih sederhana.

Saya punya bucket list, saya adalah orang yang bertahan hidup karena mimpi. Saya adalah apa yang saya inginkan. Tetapi akhir-akhir ini, ada sesuatu yang berubah di dalam diri saya. Saya merasa tidak terlalu ngoyo dengan semua itu. Semua bucket list saya berubah menjadi: apakah saya sudah melakukan yang terbaik untuk kesayangan? kesayangan saya adalah mereka yang saya sebut dengan keluarga.

Saya merasa terlalu egois, ketika hidup saya hanya mengejar apa yang menjadi idealisme saya dan melupakan kesayangan saya. Nah, ada saatnya saya berhenti sejenak lalu meng-evaluasi apa yang telah terjadi di dalam kehidupan saya. Saya hanya merasa jauh sebelum-sebelumnya hidup saya agak kurang sederhana.

Apa sih definisi hidup sederhana menurut kamu?


11 comments:

  1. Selalu suka tulisan kak Theo. (Kapan ya bisa nulis kaek gini. Hihihi)

    ReplyDelete
  2. hidup sederhana? ya tetap hidup kali yah, udah berhenti mikir macem - macem saya, kadang melihat dari satu jendela itu lebih mudah.

    ReplyDelete
  3. hidup sederhana buat saya sih ketika membuka mata dan mendapati orang-orang masih mencintai kita atau minimalnya kehadiran kita di dunia tak mengganggu kehidupan mereka :')

    ReplyDelete
  4. Hidup sederhana ketika kita tidak menikmati hidup itu sendirian, bisa bikin mereka orang-orang disekitar kita bahagia :)

    ReplyDelete
  5. hidup sederhana, ketika saya bisa lagi dan lagi berbaring bersamanya di kasur, menatap atap, dan membicarakan kenangan indah kami

    ReplyDelete
  6. Hidup sederhana itu melalukan apa yang ingin saya lakukan. Ketika saya menemukan nikmat dari perjalanan ku dan menemukan titik kenyamanan ku maka sesederhana mungkin hidup ini saya jalani akan terasa singkat. Satu lagi dan menyempat kan diri saya utk membahagia kan orang- orang yang sayangi sebelum mereka pergi atau saya yang berakhir .

    ReplyDelete
  7. Hidup sederhana menurut saya, hidup minimalis dengan rasa syukur maksimal.
    Saya setuju, mengenakan sendal jepit dan bercelana pendek membuat hidup jauh lebih sederhana. *lempar heels *copot bulu mata palsu

    ReplyDelete
  8. Kak Theo,

    Saya ngerasa kesindir banget sama tulisan kakak yang ini. Sejak kuliah, rasanya saya terus-terusan ngejer idealisme saya. Lulus tepat waktu, dapet kerjaan bagus, kerja rodi biar cepet jadi manager, dll... Jangankan merhatiin orang lain, diri saya sendiri aja nggak saya perhatiin. Udah lama saya ga nulis, padahal saya suka nulis. Banyak banget buku-buku yang saya beli kemudian nggak saya baca karena kebanyakan waktu saya dihabisin untuk kerja kerja dan kerja. Thanks for posting this ya, kak. It's like a sweet slap for me to remind me taking a break and enjoying my life. :)

    ReplyDelete
  9. Ketika membuka mata, mendapati Tuhan masih memberimu kesempatan untuk hidup dan semua terasa cukup.

    ReplyDelete
  10. untuk sementara ini kak, masih blum bsa mndefinisikan hidup sederhana, tapi bg seorang pria yg saya kenal hidup sederhana baginya adalah memakai apa yg ada, bersyukur pada Tuhan atas pemberiannya, tetap setia dg satu wanita *katanya aku hehehe, dan tidak ngoyo mencari yg blum pasti, dan satu lagi kehadirannya tidak membebani kluarganya

    ReplyDelete
  11. hidup sederhana adalah sesimpel saya hidup bersama dengan orang-orang yang mencintai saya dan begitu pula sebaliknya :)

    terimakasih atas tulisan yang selalu menghangatkan, ka theo :)

    ReplyDelete

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...