Saturday, February 16, 2013

Bahwa Setiap Kita Menyukai Hal Tolol





Sengaja. Malam minggu dengan root beer dan pizza. Lipstik merah dan sesekali senyum yang mengembang. Dengan sesekali The Cure bernyanyi. Atau bisa jadi Bandung tengah malam ini memang seksi sekali karena begitu temaram. Tapi tidak terlalu meriah.

Setelah tadi malam berteriak sebuah nama kencang di bawah bantal. Diikuti dengan kata-kata “FUCK” begitu kencang. Sesekali tidak masalah. Sebelum pagi datang menjelang. Ada yang sudah kamu selesaikan.

Lalu berjalan ke kamar mandi hanya untuk buang air kecil. Atau duduk-duduk saja di toilet. Duduk dan melamun. Setelah itu berpikir pikir keras tentang deadline tulisan yang belum selesai.

Tetapi ada malam-malam dimana kamu akan menyelesaikannya dengan menulis dan menulis. Karena kata-kata di kepalamu seperti bergelantungan. Dan berlompatan. Tapi kamu menikmatinya.

Kamu menikmatinya lebih dari ciuman panjang. Yang setelah itu kamu kelihatan seperti orang tolol. Bahwa cinta itu tolol. Bahwa setiap kita menyukai hal yang tolol. 

4 comments:

  1. tanya kenapa...?
    mmg bgitulah kt...

    slm blogwalking....

    ReplyDelete
  2. Mau bagaimana lagi, hal tolol itu menyenangkan si :))

    ReplyDelete
  3. if you know my love story, you'll get the "tolol" wrd is really fit in me! :)

    ReplyDelete

Featured Post

Kelas Public Speaking: (1) Seni untuk Menyihir Orang Lain - Senemu Cafe

Selamat datang di Senemu Coffee. Suasana sebelum kelas, setiap peserta bersiap untuk menikmati sarapan bersama. Saya d...