Saturday, November 28, 2009

Sepatu Hujan

bersepatu hujan. ujungnya runcing-runcing.

meskipun lariku miring-miring dan bajuku compang-camping.
sepatuku tajam. tembus kerasnya aspal. hingga kerikil menjadi pasir.

bersepatu hujan. ujungnya runcing-runcing.
--- derasku hening.

(19 Nov 2009, 15:49)

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Theoresia Rumthe: dalam merayakan keliaran-keliaran

foto oleh lukman hakim Bagaimana puisi tercipta dari dirimu? Seperti apa prosesnya? Apa yang datang lebih dahulu, apa yang datang...