Sunday, August 28, 2016

Dapatkan Notebook Sayang Dilale Dari Tempat Paling Liar Di Muka Bumi!












Dear kawan-kawan pecinta notebook,

Notebook ini adalah hasil kolaborasi @journ_al_ey (notebook handmade by, @citrariniceria) X sayang dilale. Pada cover depan notebook tertera dua penggalan puisi, yang sengaja dipilih dari buku puisi @tempatpalingliardimukabumi yang akan terbit 29 September 2016:

1. "aku ingin menjadi tenang dan mencintaimu tanpa banyak kekhawatiran"

2. "berbahagialah mereka yang mencintai dengan merdeka"

Spesifikasi notebooknya: A5 21 x 15 cm / Hard Cover / 144 halaman /12 Lembar Monthly Planner / 60 Plain Paper / berisi satu surat cinta untuk dilale / Price 200K  belum termasuk ongkos kirim.

OPEN ORDER: 29 Agustus - 5 September

Silakan pesan ke theoresiarumthe@yahoo.co.id dengan format NOTEBOOK SAYANG DILALE : nama + alamat + no telepon + nomer puisi.

-

Photo by, Sindhu @banyusekti

Handwriting quote by, @nlapratiwi

Wednesday, August 24, 2016

Sebuah Kabar Gembira Dari Tempat Paling Liar Di Muka Bumi:









Halo kawan-kawan kami punya sebuah kabar gembira bagi yang ingin pergi bersama kami ke tempat paling liar di muka bumi. Tapi sebelumnya mari berkenalan dulu dengan apa itu ‘Tempat Paling Liar Di Muka Bumi.’

Kami memulainya pada tahun kemarin, awal Agustus yang sejuk di kota Ambon. Mulanya hanya iseng mengajak berbalas puisi lewat pesan singkat di telepon genggam. Berbagi hal-hal sehari-hari dengan indah pelan-pelan menjadi kesenangan. Dengan modal nekad dan saling sayang, maka lahirlah puisi-puisi pendek karya kami dua hari sekali, dua minggu sekali, atau jika sedang tidak mood satu bulan sekali. Tetapi jika dikirimi puisi maka pihak yang dikirimi harus segera membalas. Dengan jarak kota yang berbeda pada saat itu Bandung dan Saumlaki.

Ide membuat buku puisi baru muncul pada bulan Maret tahun ini. Kami sedang menikmati kopi di Workshop Coffee, Ambon. Berdiskusi tentang hal-hal seputar sastra dan kreativitas orang muda. Di antara banyak soal yang kami bicarakan, muncullah ide untuk membukukan puisi-puisi kami. Maka malam itu juga kami mengirimkan surat elektronik kepada pihak penerbit. Sejak saat itu balas-balasan surat elektronik dengan penerbit pun berlanjut.

Sepanjang perjalanan mengumpulkan puisi, kami berpikir untuk mengajak dua ilustrator keren yang telah ikut menginterpretasi karya kami. Mereka adalah Lala Bohang dan Theizard Saiya. Lala dengan karya-karyanya yang sudah tidak diragukan lagi. Sementara Theizard Saiya, pelukis penuh gairah asal kota Ambon, Maluku, ini telah berhasil mengambil hati publik, juga kami, dengan torehannya di atas kanvas. Theizard tidak hanya menyumbang ilustrasi di dalam buku ini melainkan juga menciptakan karya keren yang jadi sampul depan buku kami. Untuk design sampul dibantu oleh Grace Sahertian dan Gramedia Pustaka Utama. 

Foto kami yang disertakan di bagian ‘Tentang Pengarang’  adalah tangkapan artistik Tiara Salampessy, seorang fotografer muda berbakat. Kami senang karena Windy Ariestanty, penulis dan pecinta perjalanan ikut memberikan komentar pendeknya untuk buku ini. Kami pun senang karena Irfan Ramly, penulis skenario film ‘Cahaya Dari Timur’, juga menyumbangkan komentarnya.

Tidak hanya sampai di situ, kami pun mengajak kawan-kawan untuk turut serta dalam kampanye ‘Sebelum Pergi ke: Tempat Paling Liar Di Muka Bumi’ sejak awal Agustus lalu. Kampanye ini bukan sekedar kampanye, melainkan sebuah ajakan untuk menjadikan ‘Tempat Paling Liar Di Muka Bumi’ sebagai proyek kolaborasi besar-besaran.

Sekarang tibalah saatnya bagi kami untuk mengumumkan bahwa Tempat Paling Liar Di Muka Bumi hari ini telah turun cetak dan akan terbit pada 29 September 2016. Kawan-kawan di luar Jawa dapat menikmati Tempat Paling Liar Di Muka Bumi paling lambat dua minggu setelah buku puisi ini terbit.

Demikianlah kabar gembira ini kami buat dan kami hantarkan kepada kawan-kawan sekalian. Terima kasih banyak untuk perhatiannya. Mari pergi bersama kami ke Tempat Paling Liar Di Muka Bumi!

salam sayang,
sepasang kekasih yang mengajak kamu untuk pergi ke tempat paling liar di muka bumi,


theoresia & weslly

Wednesday, July 27, 2016

Sebelum Pergi ke Tempat Paling Liar di Muka Bumi








Hai!

Sepanjang bulan Agustus, kami mau mengajak kamu untuk pergi ke Tempat Paling Liar Di Muka Bumi. Caranya:

1. Bikin satu foto dan satu caption tentang apa atau siapa "Tempat Paling Liar Di Muka Bumi" menurut kamu!

2. Caption tidak perlu ditulis di atas foto. Menulis caption misalnya: 

.... adalah tempat paling liar di muka bumi.
Atau Tempat paling liar di muka bumi adalah ...

3. Karya terbaik kamu silakan di tag/mention ke 

TWITTER: @perempuansore + @wesllyjohannes  
INSTAGRAM: @tempatpalingliardimukabumi / theoresia rumthe  / weslly johannes
FACEBOOK: theoresia rumthe + weslly johannes

Karya terbaik, pilihan kami akan di-posting di instagram @tempatpalingliardimukabumi sepanjang Bulan Agustus.  Dan di akhir Bulan Agustus kami punya merchandise menarik untuk kamu yang karyanya paling banyak disuka.

4. Jangan lupa follow @tempatpalingliardimukabumi dan pakai hashtag #TempatPalingLiarDiMukaBumi

Jadi, apa dan siapakah Tempat Paling Liar Di Muka Bumi menurut kamu? 


salam sayang,

theoresia rumthe & weslly johannes

Monday, July 25, 2016

Lagu-Lagu Yang Ditulis Di Bulan Juli













Lagu-Lagu Yang Ditulis Di Bulan Juli mengingatkan saya kepada langit: begitu tenang sehingga dapat melihat jelas wajah seseorang pada  birunya. Lagu-lagu yang ditulis di bulan Juli adalah lagu-lagu yang dialamatkan kepada seseorang. Bisa jadi itu saya atau kamu yang sedang jatuh cinta. Cinta yang buru-buru atau cinta yang lambat-lambat. Pilih saja mana yang paling disuka.

Adalah sebuah kesenangan untuk melahirkan sebuah kegairahan baru di dalam bermusik. Jejak ini kemudian ditemukan pada setiap alunan gitar yang ada di dalam albumnya. Mini album Lagu-Lagu Yang Ditulis Di Bulan Juli tidak hanya membawamu untuk mengingat bulan Juli: tahun ini atau tahun yang akan datang untuk merayakan sesuatu yang manis.

Lagu-Lagu Yang Ditulis Di Bulan Juli, mini album ini berisi 5 lagu berformat akustik. AKAN RILIS BESOK: Selasa, 26 Juli 2016 jam 8 malam di Workshop Coffee, Ambon. Nantinya David Rampisela akan memainkan semua lagu di mini album ini dan beberapa cover version lagu dari artis-artis yang menjadi inspirasi dalam berkarya.



Featured Post

Sebuah Catatan Tidak Kreatif Tentang Cara-Cara Tidak Kreatif Untuk Mencintai

Cara-cara Tidak Kreatif Untuk Mencintai, adalah sebuah buku yang sedang kamu tunggu. Ia lahir sebentar lagi, tepat di 16 A...